Pentingnya Pembangunan Infrastruktur di Indonesia

Pentingnya Pembangunan Infrastruktur di Indonesia

Indonesia adalah negara berkembang yang sedang menyempurnakan pembangunannya di segala bidang. Salah satu bidang yang menjadi sorotan utama pemerintah adalah pembangnan infrastuktur di Indonesia. Infrastuktur merupakan salah satu faktor penunjang yang sangat penting untuk mengembangkan suatu daerah. Jika suatu daerah memiliki infrastruktur yang memadai maka dengan itu wilayahnya akan mudah diakses dan akan berkembang dengan baik terutama dari segi perekonomian. Sehingga pembangunan infrastruktur di indonesia yang merata menjadi PR besar bagi pemerintah.

ferry fujianto pengembang infrastruktur terpercaya di indonesia

Indonesia adalah negara yang luas dengan tantangan yang cukup tinggi dimana negara ini terdiri dari wilayah yang berbentuk pulau – pulau dengan luas perairan lebih bayak. Sehingga untuk memeratakan infrastruktur menjadi hal yang tidak ringan bagi pemerintah. Oleh karena itu, pemerintah menggaet prartisispasi pihak swasta untuk pembangunan infrastruktur agar lebih cepat dan merata. Partisipasi dari pihak swasta ini disebut sebagai investasi, untuk melakukan investasi di indonesia ada lembaga yang mengaternya yaitu BKPM. BKPM ( Badan Koordinasi Penanaman Modal ) adalah Lembaga Pemerintah Non Departemen Indonesia yang bertugas untuk merumuskan kebijakan pemerintah di bidang penanaman modal, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.Saat ini sektor yng tenga di genjot oleh pemerintah melalui BKPM adalah pembangunan infrastruktur di Indonesia di sektor ketenagalistrikan. Listrik merupakan hal utama yang menjadi sumber energi bagi masyarakat. Segala aktivitas masyarakat saat ini sangat bergantung pada energi listrik. Wilayah indonesia saat ini belum 100 % terfasilitasi kebutuhan tenaga listriknya. Sehingga penerintah melakukan langkah srategis dengan mencanangkan pembangunan 35 ribu GW listrik. Pembanguanan 35 ribu GW listrik ini direncanakan rampung dalam lima tahun dengan rincian akan dibangun 42 GW pembangkit listrik dimana 7 GW merupakan bagian dari Fast Track Program II dan 35 GW adalah tambahan program pemerintahan baru. Dengan rincian sebagai berikut pembangkit sebesar 17,4 GW, transmisi sepanjang 50 ribu kms dan gardu induk di 743 lokasi yang akan di bangun dalam kurun waktu 2014 – 2019.

Di harpakan pembangunan infrastruktur di Indonesiadalam sektor tenagakelistrikn ini dapat tercapai dengan baik, sehingga kebutuhan listrk masyarakat dapatterpenuhi.